Cara Berwudlu Rosululloh SAW
عَنْ حُمْرَانْ مَوْلىٰ عُثْمَانَ اَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ دَعَا بِوُضُوْءٍ فَتَوَضَأ، فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَرَ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّتٍ، ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنٰى اِلَى الْمِرْفَقِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرٰى مِثْلَ ذٰلِكَ، ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ اليُمْنٰى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ الْيُسْرٰى مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ قَالَ:رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ نَحْوُ وُضُوْءِ هٰذَا، ثُمَّ قَالَ رَسُوْ لُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوُ وُضُوْءِ هٰذَا، ثُمَّ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ، لاَ يُحَدِّثُ فِيْهِمَا نَفْسَهُ، غُفِرَ لَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، قَالَ ابْنُ شِهَابٍ: عُلَمَاؤُنَايَقُوْلُوْنَ : هَذَا الْوُضُوْءِ أَسْبَغُ مَايَتَوَضَّأُ بِهِ أَحَدٌ لِلصَّلاَةِ
(رواه مسلم، باب صفة الوضوء وكماله، رقم ٥٣٨
Humron rohmatullohialaihi, hamba yang dibebaskan oleh Utsman ibnu Affan ra
meminta air kemudian berwudlu, Ia membasuh tangannya tiga kali, kemudian ia
memasukkan air ke mulutnya dan hidungnya, kemudian membasuh muka tiga kali,
kemudian ia membasuh tangan kanannya sampai ke siku tiga kali, dan membasuk
tangan kirinya seperti itu juga, kemudian menyapukan kepalanya dengan tangannya
yang basah, kemudian ia membasuh kaki kanannya hingga ke dua mata kaki tiga
kali, kemudian membasuh kaki kirinya seperti itu juga, dan is berkata ia
berkata: saya melihat Rosululloh SAW mengerjakan wudlunya serupa dengan
wudluku, dan Rosululloh SAW bersabda : “Barangsiapa wudlunya serupa dengan
wudluku, kemudian berdiri dan mengerjakan sholat dua rokaat, tidak memikirkan
sesuatu yang lain (dengan penuh konsentrasi), maka segala dosa-dosanya yang
terdahulu diampuni, Ibnu Syihab rohmatullohialaihi berkata ulama-ulama kita
mengatakan, untuk sholat inilah wudlu yang paling sempurna” (HR Muslim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar